Saturday, February 11, 2012

You're still my best!

Hey kamu yang di Benua sebrang,
Apa kabar? Lagi musim apa disana sekarang? Hhihi
Heem nulis apa yah? Bingung deh, abis seringnya kita chatting sih, jadi malah canggung kalau nulis surat gini. Hahaha
Eh tapi setidaknya tulisan ini menunjukan bukti nyata kehadiran gue buat elo kan yah? *senyum nyengir*

Gak terasa udah 2 tahun kita menjalani kehidupan kita masing-masing. Pastinya akan lebih banyak cerita yang akan kita bicarakan kalau kita ketemu nanti. Ya pasti kita akan bertemu lagi!!
Ingat dulu saat kita masih sama-sama, meski setiap harinya kita ketemu disekolah, sepulangnya selalu ada cerita yang kita bicarakan untuk menghabiskan malam-malam. Entah curhatan pribadi sampai cerita konyol gak ada habis-habisnya kita ungkapkan. Elo yang paling gue percaya selain keluarga gue sendiri yang membuat gue sadar betapa gue gak mau kehilangan elo.

Dari kecil kita bersama, bukan waktu yang singkat untuk saling mengerti (seharusnya) sampai saat ini. Tanpa harus gue bilang mestinya elo tahu seberapa sayang, rindu, dan berartinya elo buat gue. Karena udah banyaaaaaaaaaaaaaaaak banget yang kita laluin bareng–bareng. Dari tentang kehilangan salah satu orang tua kita masing–masing, pengalaman cinta pertama, patah hari dan galauan lainnya serta suka cita yang gak ada habisnya kalo kita ceritain berulang-ulang.

Meski sekarang raga kita gak berdekatan, tapi gue yakin persahabatan ini terlalu berharga untuk diabaikan gitu aja. Sesibuk-sibuknya gue, semarah-marahnya gue, sebenci apapun gue pernah bilang ke elo, elo tetap sahabat gue, kakak gue, ade gue, partner gue. Apapun itu mungkin gak cukup untuk gue deskripsikan. Ah New Zealand, lo udah mengambil sahabat gue!

Semakin kesini semakin sendiri-sendiri kita menjalaninya, semakin beranjak dewasa dengan masalah dan beban yang kita bawa masing-masing. Mungkin ada banyak pemikiran kita yang berbeda dan gak sejalan, bahkan terkadang yang sering muncul adalah keegoisan. Tapi dari situ semoga kita semakin belajar untuk memahami satu sama lain. Maafin segala apapun yang membuat lo kesal ya saat lo mau bercerita dan gue gak ada karena sibuk sendiri. Tolong tinggalkan pesan, semua cerita yang mau lo ceritain, pasti akan gue bales. Gue selalu mau denger cerita lo, selalu. 

Yang perlu lo tahu dan percaya sampai kapanpun lo tetap sahabat gue sampai mati. Ini janji gue. Sebanyak apapun temen gue, lo tetap sahabat gue yang terbaik. Tolong percaya itu. Please jangan pernah bilang kalau kehilangan orang lo itu mudah buat gue. Itu pernah bisa membuat gue nangis lebih dari sedihnya kehilangan pacar. Tetap sabar dan ikhlas yah menjalani persahabatan berbeda hari dan waktu. Saat gue gak bisa menemani hari – hari lo, tolong baca ini lagi dan lagi.

Ps: "Selamanya kita akan bersatu dalam ikatan persahabatan yang udah digariskan oleh Allah. Baik- baik yah disana. Love, kiss, and hug :)"


longlasting friendship :)

2 comments:

  1. ah co cwit. dikirim dong ke kantor pos biar suratnya nyampe. :P

    ReplyDelete
  2. kira-kira kalo kirim surat ke NZ berapa lama ya? pake perangko yang berapa tuh? akakakka :D

    ReplyDelete