Tuesday, January 22, 2013

Untuk kamu Pria Djawa (J-awa)

Hey kamu, kamu yang berbalut jaket merah dengan warna motor yang sama. Aku langsung menebak pasti kamu penyuka warna tersebut. Aku menyapamu diam-diam dalam senyumku loh. Sadarkah kamu waktu itu? #mhihihihi


Itu kamu? Kamu yang dulu hanya sekedar nama yang ku kenal? Dengan kumis tipis, alis cukup tebal, kulit sawo matang ditambah balutan rambutmu yang cepak serta gigi tersusun rapih membuat pesonamu saat ini, heeemm.. asik dilihat! Beneran deh. Semoga kamu tidak sadar bahwa aku mencuri pandang sedari tadi.

Kebersamaan kita hari itu entah kenapa membuat jantungku berdegub lebih cepat dari biasanya dan wajahku malu-malu. Seandainya kamu sadar bahwa hari itu aku cukup hebat menutupi ekspresiku dengan canda tawa serta foto-foto bersamamu dan teman-teman lainnya. Karena kalau tidak begitu, waaahh aku bisa diam saja dan mati gaya. Hahaha

Aku tidak tahu kenapa, tapi aku juga tidak bisa mengelaknya. Wajah yang baru pertama kali (lagi) aku lihat dan tidak bisa aku lupakan untuk pertama kalinya bertemu seseorang. Aku sadar bahwa itu hanyalah pemandangan dan rasa sesaat bahwa hanya aku yang merasakannya.

Namun setelah pertemuan itu usai, kamu datang..

From: xxxxxx xxxx
xxxxxx xxxx would like to add you to his or her Blackberry Messenger Contact.

Accept!

“Hey, sudah sampai rumah belum?”
Itu sapaan pertama darimu.
Wajahku memerah dari biasanya, aku tersenyum kegirangan. Ku peluk guling dengan erat.

Seminggu kemudian kita berlanjut ke pertemuan kedua. Kita bertemu lebih lama dari kemarin. Sekarang aku sudah tidak lagi melihat penampilan luarmu. Perbincangan hingga saat ini membuatku untuk melihat lebih dalam dan menyelami dalamnya hatimu. Berbincangan kita selalu berlanjut setiap hari. Sekedar menanyakan kabar atau cerita sehari-hari. Dan ucapan selamat pagi serta selamat tidur  pun tidak lupa masing-masing kita ucapkan.

Aku tidak tahu rasa ini sebagai apa, yang jelas aku nyaman. Cukup aku saja yang lebih dulu merasakan dan menyimpan semua ekspresi ini. Aku tidak perlu balasan rasamu seperti apa. Biar waktu yang akan mengartikannya. Karena aku tidak mau berharap kepada yang belum tentu milikku.

Ps:
kita memang baru dekat satu bulanan ini meski kita sudah kenal sejak lama. Semoga seterusnya bisa senyaman ini. Entah apa jadinya kita nanti, terima kasih aku ucapkan hingga saat ini :)


sumber emoticon:
http://kancut-beringas.blogspot.com

3 comments:

  1. Cikiciw... ada yang lagi kasmaran nih. :P

    ReplyDelete
  2. hahaha itu kaga liat label nye apaan? :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang apa labelnya? :P
      Gue buka dari hp, ga keliatan labelnya.
      Ngeles mulu ah kayak bajaj. Haha

      Delete