Monday, August 6, 2012

"Tangga"

"Jangan pernah melihat gedung langsung ke arah menara nya. Tapi lihatllah tangga didalamnya. Jalanin aja dulu dengan serius, nanti juga lama-lama sampai atas." - Ricky Firdaus, 24thn.


Awalnya gue gak paham sama kalimat itu, tapi setelah gue pikir ini ada hubungannya tentang kehidupan.
Menara di ibaratkan seperti puncak keinginan kita, dan tangga adalah jalan dimana kita melalui nya. Lalui dulu apa yang ada didepan mata kita dengan sungguh-sungguh. Lama-lama kita bisa  mencapai keinginan kita.
Kita sebagai manusia pasti banyaaaaaaak banget mau nya, mau ngeraih ini, mau ngeraih itu. Umur segini gue harus itu, umur segitu gue harus punya ini. Gue gak mau kalo sampe bla bla bla ---------------
Manusiawi kok. Berarti kita punya target, kita punya motivasi buat ngeraih sesuatu yang lebih untuk hidup kita. Kita boleh punya keinginan segudang. Cuma, kita gak bisa melawan takdir Tuhan.
Ibaratnya, semuluk-muluk rencana lo gak akan bisa kalo Tuhan belum ngijinin.
Hidup itu perjuangan ( seperti lagu bang roma ). Gak ada yang instan, kalo hidup yang instan mungkin cuma ada di FTV.
Kalo di tengah-tengah perjalanan ada hal yang gak sesuai sama rencana kita, Tuhan pasti sedang memberi jalan lain, agar kita tahu lebih banyak hal. Seandainya jalan yang dikasih sama Tuhan itu setara atau bahkan lebih nilai nya sama apa yang ada direncana kita sebelumnya, bukan kah itu juga baik?

Ada sebuah cerita seperti ini ;

Ani dan Budi sepasang kekasih yang sudah lama menjalin hubungan. Usia hubungan mereka menginjak 6 tahun. Bukan waktu yang sebentar untuk saling mengenal dan tidak terlalu dini juga kalau mereka merencanakan hubungan ke jenjang yang lebih serius (pernikahan).
Mereka memulai hubungan mulai dari bangku sekolah menengah atas, ketika mereka sama-sama belum punya apa-apa. Lalu setelah lulus sekolah mereka sama-sama melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi sampai akhirnya sekarang mereka mendapatkan pekerjaan yang menghasilkan penghasilan yang lumayan diatas rata-rata.
Budi ; "Aku mau lanjutin S2 tahun ini"
Ani ; "Loh kok gitu? kenapa harus tahun ini? Nanti kita kapan nikahnya?"
Budi ; "Jangan khawatir, satu atau satu setengah tahun kedepan kita pasti menikah."
Ani ; "Uang nya dari mana? Kamu aja tiba-tiba udah daftar S2. Itu kan bukan planning kamu tahun ini."
Budi ; "Meskipun bukan planning tahun ini, tapi itu cita-cita aku dan kesempatannya sekarang. Waktu aku mau cari beasiswa S2, terus gagal. Gak lama aku dapet proyek yang penghasilannya ternyata melebih beasiswa yang bisa aku dapet."
Ani ; "Tapi itu kan uangnya harusnya bisa buat kita nikah.. Terus aku mau kita nikah udah punya mobil."
Budi ; "Heem, kamu cukup dukung aku aja dulu sekarang. kita bisa meraihnya itu satu-satu. Niat baik insya allah selalu ada jalan. Kita gak boleh ngeduluin takdir."


Well..... Gak ada rencana Tuhan yang gak baik buat kita, cuma kadang kita nya aja yang salah praduga.

No comments:

Post a Comment